Kamis, 28 Januari 2016

GUNUNG WARNA WARNI YANG DICERITAKAN DALAM AL-QURAN TERNYATA ADA DI NEGERI CHINA..SEBARKAN ARTIKEL INI


Seperti apa yang digambarkan dalam al-Quran ternyata fenomena gunung berwarna-warni yang difirmankan Allah dalam Surat Al Fathir 27, pun benar adanya.

Surat Ar Rahman 19-20 yang menyebutkan fenomena alam berupa pertemuan dua lautan yang tidak bercampur;

Meskipun demikian,mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui fenomena alam yang indah berupa gunung-gunung yang berwarna-warni di Zhangye Danxia, provinsi Gansu, Cina.
Al-Qur'an telah menginformasikan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu.
Apakah Nabi Muhammad SAW pernah ke Cina? Tidak pernah sama sekali.
Tiada lain tiada bukan, informasi tersebut bersumber dari wahyu Allah SWT semata,


أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ

"Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya.

Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang BERANEKA MACAM WARNANYA dan ada (pula) yang hitam pekat."
(QS. Fathir 27)


Tafsirnya:
Kata “Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan”. Maksudnya adalah perhatian kita terhadap hujan dan terhadap air. Hujan terjadi karena angin yang kemudian membentuk awan lalu turun menjadi hujan.


Kata “Maka kami keluarkan dengan dia buah-buahan yang berbagai warnanya”. Artinya, dengan sebab turunnya air dari langit (hujan) maka akan suburlah bumi dan diantaranya keluarlah dari dalam bumi berbagai macam dan berbagai jenis buah-buahan, semuanya adalah simpanan bumi. Simpanan itu tidak akan keluar kalau bumI tidak subur dan bumi tidak subur kalAu hujan tidak turun.

Kata “Dan dari gunung itu ada garis-garis putih dan merah, belahan warnanya dan yang pekat hitam”. Artinya bahwa dari dalam bumi juga dapat diambil (besi, tembaga, perak, emas, dan lain sebagainya).


Dalam penafsiran lain disebutkan bahwa ayat ini menunujkan tentang bukti-bukti kekuasaan Allah SWT dan mengajak setiap orang untuk berpikir dan memperhatikan ciptaan-Nya, bahwa Allah menurunkan dari langit air hujan lalu dengan air hujan itu Allah mengeluarkan yakni menghasilkan jenis-jenis buah-buahan yang beraneka ragam/macam warna, bentuk, rasa dan aromanya. Seandainya yang melakukan itu nature/alam tentu hal tersebut tidak akan beragam dan bermacam-macam.
Keragaman dan perbedaan juga terjadi pada yang lebih kokoh yaitu gunung-gunung yang memiliki jalur garis-garis yang terlihat berwarna putih dan juga yang merah yang kejelasan warna dan keburamannya beraneka macam disamping merah dan putih dan ada yang hitam pekat.



Dalam ayat tersebut terdapat kata Judadun yaitu bentuk jamak dari kata Juddatun yaitu jalan, kata Baidhon bentuk jamak dari kata Abyadun, yaitu putih. Kata Suudun adalah bentuk jamak dari kata Aswadun yaitu hitam. Dan kataKhumrun adalah bentuk jamak dari kata Akhmar yaitu merah. Adapun kataGharabibun adalah bentuk jamak dari Gharbibun yaitu pekat sangat (sangat hitam). Sebenarnya istilah yang tepat untuk dipakai adalah Sudun Gharbibun yaitu hitam pekat.
Menurut tafsir al-Munthalihah, kemukjizatan ayat ini dari segi ilmu pengetahuan bukan saja tampak ketika menyebutkan bahwa warna gunung yang bermacam-macam itu disebabkan adanya perbedaan materi yang dikandung oleh gunung-gunung itu saja. Juga mengkaitkan adanya jenis buah-buahan meskipun pepohonan yang disiram dengan air yang sama. Dengan penciptaan gunung-gunung yang beranekaragam warna merah, putih atau hitam, meskipun berasal dari suatu materi yang sama di dalam perut bumi.

Gunung yang terletak di China ini tampak seperti hamparan pelangi karena itu orang menyebutnya 'rainbow mountain'.


Gunung pelangi seluas 300 kilometer persegi ini merupakan bagian dari Zhangye Danxia Landform Geological Park yang terletak di provinsi Gansu, China.
Bukit dan lembahnya terdiri dari lapisan warna merah, biru, hijau zamrud, coklat, dan kuning.
Meskipun demikian, di sana tidak ditemui tumbuhan atau hewan apapun karena kondisi tanahnya yang tandus.

Fenomena alam yang menakjubkan ini merupakan contoh geomorfologi petrografi yang terbentuk karena kondisi lingkungan.
Menurut Telegraph, warna-warni perbukitan yang menakjubkan tersebut berasal dari batuan pasir merah dan mineral yang terbentuk sejak Periode Kapur, tepatnya 24 juta tahun lalu. Gunung ini akan menampilkan pola warna yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi cuaca dan pencahayaan matahari. Warna-warni gunung ini akan semakin kontras jika turun hujan pada hari sebelumnya.

Wahai saudaraku berimanlah kepada Allah SWT, jadilah dirimu sebagai hamba yang membantu agamaNya, pelajarilah al-Quran, dan ajarilah kepada umat Islam lainnya... 

Jangan Lupa Bagikan Artikel Ini ke Teman lain...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar